Rabu, 18 September 2013

MENEMUKAN TUJUAN DALAM KEHIDUPAN DAN PEKERJAAN

dimuat di majalah Intimate Telkom edisi September 13 [klik to download]


http://amandustena.files.wordpress.com/2010/05/persimpangan.jpg
Ada pepatah kuno jepang “jika kau mengejar matahari maka dipastikan bayangan akan mengikuti, tapi jika sebaliknya kau mengejar bayangan dan membelakangi matahari, maka bayangan selalu menjauhi dan kau tidak akan pernah bisa mengejarnya”. Pepatah ini mengambarkan bagaimana manusia seharusnya bersikap dalam kehidupan. Matahari digambarkan sebagai sumber kehidupan, bayangan adalah uang, kebahagiaan, jabatan dan semua pencapaian lainnya. Semakin kita kejar, merekapun akan senantiasa bergerak menjauhi kita dan tak tergapai.
Berjalan menuju matahari artinya melakukan segala hal sebaik-baiknya, fokus dan ihklas, bukan demi meraih kekayaan, bukan demi kepentingan pribadi semata, tapi demi peran, demi manfaat bagi lingkungan. 

Berjalan menuju matahari artinya kita tidak egois, tidak memikirkan diri sendiri, tidak mengekploitasi alam, tidak merugikan orang lain, tidak korupsi, tapi melakukan segala hal sekali lagi yang memberikan manfaat bagi lingkungan. Lihatlah apakah para koruptor berakhir dengan hidup bahagia, saya rasa sudah begitu banyak contoh bisa kita lihat, pada akhirnya mereka jatuh hina dan masuk penjara, meskipun orang-orang bodoh disektarnya masih mengidolakan dia.

Berjalan menuju matahari artinya menabung energy positif, sekecil apapun selama itu hal baik, akan menjadi tabungan energy positif (baik) yag siap anda cairkan kapan saja. Begitu pula sebaliknya, sekecil apapun selama itu hal buruk yang anda lakukan, maka dia akan menjadi tabungan energy negative anda, yang juga siap cair kapanpun. Pernahkan anda tiba-tiba kecopetan padahal sudah berhati-hati, dompet sudah ditaruh di dalam tas palling dalam, kenapa harus anda yang kecopetan semetara di sekitar anda ada ratusan orang yang mungkin tidak lebih waspada dibandingkan anda. Jangan heran, kenapa hal itu bisa terjadi, percaya atau tidak, kecopetan adalah bentuk pencairan energy negative yang pernah kita tabung selama ini. Kaca mobil anda dipecah orang dan laptop anda raib?, lagi nongkrong ngopi di warung pinggir jalan tiba-tiba ada pemabuk nyelonong dengan motornya dan braaaakkkkk! Kemudian anda bertanya “apa salah saya?” “kenapa harus saya?”

Berjalan menuju matahari berarti anda focus pada cara anda berbuat dan bertingkah laku, Anda tidak memikirkan uang yang akan anda dapatkan sebagai bayaran tapi menikmati setiap pekerjaan yang sedang anda lakukan maka bayaran akan didapat. Seorang penyanyi semakin memikirkan jumlah penonton dan bayaran yang akan didapatkan, maka semakin buruk penampilannya dan penonton dan bayaran akan semakin menjauh, sebaliknya kalau dia focus bernyanyi sebaik-baiknya tidak peduli ada yang nonton atau berapa bayarannya, maka dia akan kaget mendapatkan ribuan penonton dan bayaran berlipat. Seorang penjaga gawang ketika dia hanya memikirkan “bola tidak boleh lolos”, “bola harus saya tangkap”, apa yang terjadi GOAAAAALLLL…. Bukankan seharusnya dia melakukan dan menikmati peran sebagai penjaga gawang, maka kemampuan terbaiknya akan keluar.

Pepatah di atas disebut juga dengan hukum keterlekatan. Ketika anda mengejar segala hal, mereka melarikan diri. Ini berlaku bagi hewan, kekasih.. dan pastinya uang. Pernahkah anda perlu menjual sesuatu? Entah mobil atau rumah. Siapa yang menginginkannya? Tidak ada! Andapun menurunkan harganya. Siapa yang peduli? Tidak Ada! Prinsipnya, ketika anda sangat menginginkannya, hasilnya justru nihil.

Keterlekatan pada uang. kata Oscar Wilde “satu-satunya orang yang lebih memikirkan uang daripada orang kaya adalah orang miskin”
Lalu kenapa banyak orang berjuang mati-matian untuk mendapatkan uang? Ya tentu saja uang adalah alat mempertahankan kelangsungan hidup sekaligus sebagai symbol sukses, bahka sebagia orang sangat-sangat terlekat pada uang. Sayangnya keinginan yang terlalu besar pada uang justru mengacaukan segalanya. Menghalalkan segala cara, menindas orang lain, merusak ekosistem. Lihat asap riau yang salama bertahun-tahun menutup Negara tetangga, nama baik bangsa jadi taruhannya dan kesehatan warga Negara tetangga sudah pasti terganggu dan keindahan juga terganggu. Demi uang… Koruptor? Saya tidak mau membicarakan koruptor di sini, teralu menyakitkan, biarkan saja mereka tinggal menunggu waktu. Koruptor? Sama Demi uang.

Coba lihat contoh kasus orang terkaya di dunia “Bill Gate” dia mengejar matahari dengan menyumbangkan 40% keuntungannya untuk kemanusiaan dan apakah dia jatuh bangkrut? Tidak! Justru bayangan selalu mengikutinya, kekayaannya semakin bertambah dan tetap menjadi orang terkaya di dunia. Mengejar matahari bukan mengejar uang (bayangannya).
Dengan kata lain, semakn emosional andan memandang segalanya, semakin kecil kendali anda. Sebagian besar orang (termasuk saya?) sangat emosional terhadap uang dan menjadi lepas kendali. Sebaliknya, ketidaktertarikan adalah alasan yang menjelaskan kenapa orang kaya semakin kaya, mereka tidak peduli dan mereka tidak sangat menginginkannya.


LALU APA YANG HARUS SAYA LAKUKAN?

Hidup adalah cerminan dari keyakinan Anda
Contoh klasik, ambilah sebuah aquarium. Bagilah menjadi dua dengan dinding kaca yang bening, sehingga tercipta semacam “aquarium ganda”. Masukkan seekor ikan barakuda dan seekor ikan mullet di bagian yang lain. Dalam sekejam barakuda akan menabrak kaca “dug” saat hendak mengejar ikan mullet untuk memakannya. Kemudian barakuda mencobanya lagi dan “dug”. Selama beberapa minggu, moncong barakuda akan sangat sakit. Pada akhirnya ia berfikir bahwa berburu mullet sama dengan sakit dan tidak lagi mengejar ikan mullet. Kemudian ambil diding kaca pemisahnya, dan tebak apa yang terjadi? Barakuda berhenti mengejar mullet, karena dia punya keyakinan bahwa mengejar mullet akan membuat moncongnya sakit, padaha mullet hanya beberapa centimeter di depannya. Dan barakuda rela mati kelaparan karena keyakinannya. Si barakuda mempunyai keyakinan dan megetahui batas-batas dalam pikirannya dan tidak mau keluar dari batasan tersebut. Kelur batas, moncong sakit. Pesan Moral : hati-hati dengan kayakinan dalam pikiran anda!

Apa yang menjadi Fokus anda, Berkembang
Mengapa Anda harus berpikir positif? Bayangkan anda sedang dalam perjalanan naik pesawat, tiba-tiba salah satu mesin mati. Apa yang anda inginkan? Seorang pilot yang berjalan hilir mudik dan mengatakan “kita semua akan tewas… kita semua akan tewas… kita semua akan tewas” atau Anda inginkan pilot mengatakan “silahkan anda tetap tenang, kencangkan sabuk pengaman, penerbangan ini akan sedikit mengalami guncangan, namun kita akan menemukan jalang pulang”.
Bayangkan anda sebagai seorang pilot kehidupan Anda sendiri, sikap dan pendekatan yang mana yang akan menemukan solusi atas permasalahan kehidupan? Kalau sesuatu tidak ingin terjadi dalam kehidupan anda, berhentilah mengkawatirkannya dan berhentilah membicarakannya! Energy yang anda kerahkan ke sana justru akan menghidupkannya. Anda ingin membuktikan? Pakailah baju pesta warna putih bersih, kemudian kawatirlah baju putih anda akan terkena coklat atau ketumpahan kopi dan minuman warna lainnya… dan percayalah esok hari anda akan mencari diterjen penghilang noda. Pesan moral : Berhentilah kawatir kecuali anda ingin hal itu benar-benar terjadi

Ikuti Kata Hatimu
Biasanya pekerjaan orang lain kelihatan lebih mudah dan menyenangkan dibanding apa yang jadi pekerjaan kita dan juga memberikan gaji yang lebih besar. Perawat meganggap dokter hidupnya lebih mudah. Para staf melihat managernya hidupnya sangat menyenangkan. Semua orang menganggap para politikus hidupnya mudah. Dan tahukan anda, semua orang melihat pekerjaan dan kehidupan kita lebih menyenangkan. Jadi? Tidak ada pekerjaan yang sempurna. Kita semua bekerja dan digaji karena ada peran dan kontribusi yang kita jalankan. Hukum ini berlaku bagi siapapun yang hidup di dunia. Kalau anda tidak menyukai pekerjaan anda saat ini, anda punya 2 pilihan : Mengubah sikap anda! Atau Mengganti pekerjaan Anda. Kalau saja pekerjaan saya lebih mudah, saya akan bahagia! Berkayal? Tapi tahukah anda, bahwa ketika anda mendapatkan pekerjaan yang sangat mudah anda kerjakan, dijamin anda akan cari kerjaan baru yang lebih menantang. Mencintai pekerjaan adalah seperti mencitai seseorang – mungkin anda mabuk kepayang pada awalnya, namun mencintai jangka panjang merupakan suatu keputusan. Berikan kemampuan terbaik bukan karena perlu membuat seseorang terkesan, tapi berikan kemampuan terbaik karena hanya itu satu-satunya cara menikmati pekerjaan. Pesan Moral : jangan bekerja bagi bos anda, bekerjalah bagi diri sendiri

Bersungguh-sungguhlah
Semua motivator dan psikolog mengatakan bahwa Anda harus “percaya diri”. Masuk akal. Akan tetapi, sebelum anda percaya pada diri sendiri, Anda harus meyakini diri sendiri. Demikian banyak orang lemah dalam hal janji dan komitmen. Kita berjanji akan melakukan sesuatu, ternyata Tidak! Mereka berjanji membantu kita, ternya pergi berlibur, kita berjanji bayar rekening, nyatanya uang kita gunakan untuk berlibur! Berkomitmenlah terhadap sesuatu hanya ketika anda tahu bahwa Anda akan menindaklanjutinya. Kalau perlu, buatlah janji lebih sedikit dan komitmen lebih sedikit, namun apapun yang anda janjikan, lakukan. Secara perlahan perkataan kita akan menjadi hokum. Ketika itulah Anda benar-benar percaya kepada diri sendiri. Pesan Moral : berjanjilah ketika anda punya kesungguhan untuk melakukannya

Mulailah
Saya akan joging setiap pagi, ketika saya fit. Salah. Ketika saya merasa lebih bersemangat, saya akan mengerjakan PR. Salah. Ketika saya berenergi, saya akan memulai usaha kecil sendir. Salah. Lakukan kebalikannya, Anda tidak ada punya mood untuk mencuci mobil di hari libur, tapi cobalah ambil ember dan kanebo, ketika anda memulai makan mood anda akan bagus dan bersemangat mencuci mobil Anda. Anda akan termotivasi dengan melakukan segalanya, bukan sekedar memikirkan saja. Tindakan membuat anda bersemangat dan tindakan menyingkapkan kesempatan. Pesan Moral : Mulailah dan anda akan termotivasi

Ketika Anda melawan kehidupan, kehidupan selalu menang
Pada suatu masa, hiduplah seorang petani Tua dengan anak lelakinya yang sudah tumbuh dewasa. mereka memiliki kuda jantan kesayangan yang mereka rawat dengan baik. Suatu hari, kuda kesayangan mereka hilang pada saat diajak berladang di tepi hutan. Mereka kelihatan berduka, namun dengan raut muka yang santai dan biasa saja. Para tetangga tahu, bahwa kuda tersebut adalah kuda kesayangan mereka dan sangat diandalkan dalam mereka mencari nafkah berladang. Tetangga berdatangan dan mengucapkan duka kepada di petani dan anaknya. "kami turut berduka yang mendalam yaa atas hilangnya kuda kesayangan Anda, tentu Anda sangat bersedih yaa....". Si Petani dengan tenang menjawab "mungkin sudah takdir kami harus berpisah dengan kuda kesayangan kami, pasti Tuhan punya rencana lain bagi kami..." Selang seminggu setelah kejadin tersebut, pada saat si petani dan anak remajanya asyik berladang, tiba-tiba segerombolan kuda datang menghampiri mereka. Waah ternyata kuda kesayangan mereka pulang kembali dan membawa 10 kuda liar. dalam hati si petani bilang "ternyata ini rencana Tuhan, kami diberikan kepercayaan untuk memiliki dan menjaga 11 kuda sekaligus" Para tetanggapun berdatangan ke rumah si petani mengucapkan selamat karena mendapatkan limpahan rejeki yang luar biasa untuk ukuran di kampung tersebut. "waaahhh hebaaat... selamat ya, Anda mendapatkan rejeki yang melimpah, kuda Anda kembali bahkan membawa 10 kuda liar, selamat, selamat... kenapa bukan saya yaa..." Si Petani dengan tenang menjawab "mungkin sudah rejeki kami kuda kesayangan kami kembali dan membawa 10 teman barunya, pasti Tuhan punya rencana lain bagi kami..." Selang seminggu kemudian, pada saat anak si petani melatih kuda-kuda liarnya... dia terjatuh dan mengalami luka "PATAH KAKI kanannya". maklum belum semua kuda-kuda itu jinak dan bisa dikendalikan. Para tetanggapu berdatangan, kembali mengucapkan bela sungkawa kepada si petani atas musibah yang menimpa anaknya. Si Petani dengan tenang menjawab "mungkin sudah takdir anak saya harus mengalami musibaj ini, pasti Tuhan punya rencana lain bagi kami..." Tidak selang berapa lama, para tentara dari kerajaan merekrut semua pemuda di kampung-kampung untuk dipaksa menjadi tentara untuk ikut berperang. Semua orang tua di kampung itupun berduka karena kehilangan anak remajanya yang dipaksa menjadi tentara. Kecuali anak si petani yang tidak dibawa oleh para tentara karena sedang patah kakinya. Cerita ini terus berlanjut dengan kejadian-kejadin baik ataupun buruk. dan si petani selalu menyikapi dengan tenang, sedangkan para tetangga menyikapinya dengan sikap berlebihan. dan begitulah Hidup ini.... Setiap kejadian selalu disertai dengan hikmah... Pesan Moral : jangan memberi label dan mereka-reka segalanya. Jalani saja.

Terakhir. Misi Anda dalam kehidupan bukanlah untuk mengubah dunia, misi anda adalah mengubah diri sendiri
Dunia adalah cermin, apa yang anda rasakan dalam diri akan Nampak di luar cermin. Kita tidak mungkin merubah dan memperbaiki kehidupan dengan merubah apa yang ada dalam cermin. Kalau ada orang di jalan berlaku tidak sopan kepada kita, tidak mungkin kita berpindah cari jalan lain, itu tidak akan membantu. Kalau tidak seorangpung menghormati anda di tempat kerja, pindah kerja tidak akan membantu menghilangkan masalahnya.  Banyak orang berpikir dengan cara terbalik. Kita belajar: kalau anda tidak menyukai pekerjaan anda, pindah saja! Kalau anda tidak menykai istri anda, secarikan saja! Terkadang pindah kerja atau bercerai seolah-olah menyelesaikan masalah, tapi kalau kita tidak berubah tidak lama lagi Anda akan pindah kerja dan bercerai lagi, begitu seterusnya. Jadi jangan pernah berharap dunia berubah sesuai keinginan anda, tapi kita harus berubah agar dunia indah seperti yang kita harapkan. Pesan Moral : dalam memperbaiki kehidupan Anda, memperbaiki diri sendiri itu efektif dan mencoba mengubah dunia tidaklah efektif

Salam SmartLife
Joko Ristono

Minggu, 15 September 2013

SELAMAT ULANG TAHUN KEKASIHKU

15 SEPTEMBER, hari spesial bagiku, bagi kamu, bagi anak-anak kita dan pastinya juga bagi temen-temenmu.

Hari ini menjadi sangat spesial, karena hari ini adalah adalah hari pertama bagi mama ber-usia kepala 4 (empat). Banyak yang bilang, hidup dimulai saat usia menginjak 40 tahun. semoga semakin berperan, semakin dewasa, semakin disayang keluarga dan temen-temen, semakin taat beribadah

SELAMAT ULANG TAHUN ISTRIKU.....
Sebagai ibu rumah tangga, peranmu begitu besar, anak-anak sanga bergantung pada kasih sayangmu, suamimu menyandarkan banyak hal padamu. Anak2 tumbuh sebagai anak yang pintar dan berprestasi, kreatif, mandiri dan sholeh dan mereka merasa aman dan bahagia atas peran Mama sebagai Ibu Rumah tangga (kata pak SBY - LANJUTKAN)

Sebagai Pasangan Hidup, kau telah membuat suamimu klepek-klepek selama 13 tahun terakhir. Penuh pengertian, setia, penuh pengorbanan dan perhatian. (kata pak SBY - LANJUTKAN)

SELAMAT ULANG TAHUN ISTRIKU
Tetaplah menjadi pelita bagi kami
Tetaplah menjadi sandaran disaat kami bersedih
Tetaplah menjadi tumpuan saat harapan merebup
Tetaplah menjadi guru disaat kami perlu diajari
Tetaplah menjadi pelipur disaat kami lelah

dan
sekali lagi, semoga sehat selalu, panjang umur, semakin disayang keluarga dan temen2, semakin berperan dan sukses dalam mengarungi kehidupan


dari shafa : SELAMAT ULANG TAHUN MAMA  I LOVE YOU (asli shafa yang ketik)

Yang cintanya nggak pernah habis
Suami, teman, kekasihmu - JOKO R

Kamis, 12 September 2013

Belajar Bahasa Vicky Prasetyo

Kehebohan dunia maya semakin hangat setelah “sang aktor” memperkenalkan kata seperti “kontroversi hati”, “konspirasi kemakmuran”, “harmonisisasi”, “statusisasi kemakmuran”, atau “labil ekonomi”. Entah bermaksud “ingin keren”, “sok intelek”, “sok hebat”, apapun istilah namanya.

Tidak perlu diskusi panjang arti kata “kontroversi hati”, “konspirasi kemakmuran”, “harmonisisasi”, “statusisasi kemakmuran”, atau “labil ekonomi”. Tidak perlu kita berdebat ataupun “teriak” sambil urat leher memberikan tafsir makna.
Tidak perlu kita membuka kamus Bahasa Indonesia untuk memberikan makna. Tidak perlu itu.
Tidak perlu kita bertanya kepada sang ahli Bahasa Indonesia. Tidak perlu ketemu dengan JS. Badudu atau Anton Moeliono. Tidak perlu itu.

Namun yang perlu kita lakukan. Ya. Kita bisa belajar dari Vicky Prasetyo. Belajar apa. Ya. Belajar memahami. Belajar menyusun kalimat. Belajar merangkai kata-kata agar mudah dicerna.
Seharusnya kita malu pada diri kita sendiri. Apakah kita lebih baik dari Vicky Prasetyo ? Lihatlah. Bagaimana Andre Moller yang setiap tahun selalu mengingatkan kita agar jangan menggunakan kata yang sebenarnya “keren” tapi malah menyesatkan. Masih ingat dengan kata-kata seperti “Dirgahayu Republik Indonesia ke 60”. Apabila kita perhatikan sekilas tidak ada yang salah dengan kata itu. Tapi apabila kita perhatikan baik-baik. Apakah Republik Indonesia itu sampai 60 ? Berarti Ada Republik Indonesia 1. Republik Indonesia 2. Dan seterusnya. Padahal kita bermaksud untuk mengatakan Dirgayahu Ke 60 khan ?

Atau setiap bulan Ramadhan selalu ada kata-kata “Selamat Menjalankan Ibadah Puasa”. Emangnya Bulan Ramadhan “cuma” Ibadah Puasa. Khan bulan Ramdhan masih banyak ibadah selain ibadah Puasa. Ada sholat Taraweh, ada sholat Witir, ada tadarrusan. Pokoknya bulan ramadhan “Bulan seribu bulan”. Bulan dimana semua ibadah dilaksanakan.

Mungkin maksudnya kata-kata itu “Selamat Menjalankan Ibadah Ramadhan”. Memang tidak lazim. Tapi itulah yang tepat. Hmm.. Itu Kata Andre Moller
Setiap kita memperingati Hari Kemerdekaan dan setiap Ramadhan, Andre Moller selalu mengingatkan kita di Kompas. Setiap tahun. Seingat penulis sejak penulis kuliah, Andre Moller selalu mengingatkan. Dan setiap tahun pula kita melihat kesalahan yang sama.
Apabila kita sering menonton televisi maka kita sudah “dibiasakan” dengan kata-kata “host” untuk menggantikan kata “pembaca acara. Atau kita malah sudah terbiasa “dipaksakan” menggunakan tivi padahal padanan katanya “teve”.

Mengapa kita kemudian mengernyitkan kening mendengarkan kata-kata dari Vicky Prasetyo padahal kita malah “lupa” kita juga sering salah menggunakan kata-kata yang tepat.
OK. Kita bisa memahami dari kalimat itu. Sedangkan kata-kata Vicky Prasetyo sulit dimengerti.
Tapi apakah kita tidak malu dengna kita sendiri ? Mengapa kita tidak belajar dari kesalahan dan “memperbaiki” diri ?

Sudah saatnya kita belajar dari mengenal kata. Baik kalimat tanpa tedeng aling-aling, seperti “Kami yang kini terbaring antara Krawang-Bekasi. tidak bisa teriak “Merdeka” dan angkat senjata lagi. Tapi siapakah yang tidak lagi mendengar deru kami. Terbayang kami maju dan mendegap hati ? dalam puisi KRAWANG-BEKASI Chairil Anwar. Atau kata seperti “Hanya satu kata. Lawan” dalam puisi Wiji Thukul.

Ada baiknya kita melihat kata-kata yang dituliskan Gunawan Muhammad, Pramudya Ananta Noer, Taufik Ismail, Gesang. OK. Itu generasi lama. Tapi kita mengenal seperti Ayu Utami atau Dewi Lestari.

Di bidang musik kita mengenal KLA Project, Ebit G Ade, Iwan Fals, Koes Plus. Lihatlah dahsyatnya judul dari KLA Project seperti “Terpuruk Ku Di Sini”, “Gerimis”, “Menjemput Impian”. Atau syair Koes Plus “tongkat dan batu jadi tanaman” menggambarkan “berlimpah ruahnya sumberdaya alam Indonesia. Atau syair “Asin sedikit Tarmijah di caci maki. Masakan lezat tak pernah di puji dalam lagu “Tarmijah dan Problemanya”.

Jelas. Semua pesan sampai. Puisi Chairil Anwar dan Wiji Thukul “menggambarkan amarah dan sikap perlawanan. Syair Kla Project “sangat dalam”. Koes Plus menggambarkan Indonesia “zamrud Khatulistiwa’. Atau pandangan sosial Iwan Fals tentang pembantu rumah tangga.
Semuanya jelas tergambar. Amarah atau sarat makna.
Pelajaran apa yang bisa disampaikan oleh Vicky Prasetyo. Ya. Kita belajar kembali. Mengasah hati nurani dan naluri. Dengan mengasah hati nurani, maka kata-kata bijak akan keluar dari lubuk hati.

Salam SmartLife
Joko Ristono

sumber : copas dari http://politik.kompasiana.com/2013/09/12/belajar-bahasa-vicky-prasetyo-590883.html

Berhasil dalam Bekerja, ini salah satu caranya


Pasti akrab di telinga temen-temen, puisi dari sang pujangga Kahlil Gibran, sebuah tulisan mengenai hakekat bekerja:


Kerja adalah cinta yang ngejawantah
Dan jika kau tiada sanggup bekerja dengan cinta : hanya dengan enggan
Maka lebih baik kau meninggalkannya
Lalu mengambil tempat di depan gapura candi
Meminta sedekah dari mereka
Yang bekerja dengan penuh suka cita

 

Begitulah kurang lebih sebait puisi yang ditulis Kahlil Gibran dalam antologi berjudul “Sang Nabi”, lantas Kla-Project menukilnya dalam bentuk puisi pula untuk lagu “Hey” yang nge-beat dan menumbuhkan semangat.

Kahlil Gibran dengan ekstrim menyuruh orang yang tidak mau bekerja dengan ikhlas dan suka cita untuk lebih baik ngemis saja. Keras, to the point dan tajam sekali. Memang, melakukan segala sesuatu yang tidak lahir dari kesadaran diri sendiri dan tanpa kerelaan tidak akan membawa hasil yang maksimal. “Tidak dengan hati, sih…”, kata seorang teman yang romantis. Melakukan sesuatu hanya dengan enggan dan bermuram durja jelas akan membawa aura tidak baik terhadap proses bekerja. Akan terlihat tidak semangat, selalu menyalahkan keadaan dan seolah tidak ada sedikitpun yang dapat diharapkan.

yaa, kunci sukses bekerja adalah mencintainya. bentuk mencitai pekerjaan menurut pengalaman saya ada 4 hal yang bisa diejawantahkan dalam kehidupan pekerjaan kita. Bentuk dari mencitai pekerjaan adalah:

  1. Knowledge. mencintai pekerjaan berarti belajar tiada henti sebagai sebuah tuntutan pekerjaan. semakin banyak ilmu, semakin lancar pekerjaan dan semakin sukses
  2. Care. Peduli, rasanya tidak perlu saya jelaskan lagi. hampir semua bencana dan masalah yang terjadi di dunia ini diawali dengan "ketidakedulian", jadi mari kita lakukan seballiknya "PEDULI"
  3. Respect. Tidak ada pekerjaan yang tidak memiliki peran penting dalam sebuah organisasi, jadi menghargai profesi itu wajib. dengan menghargai profesi kita, maka kita paham betapa pentingnya peran kita, rasa penting akan membuat kita produktif
  4. Responsibility. Tanggung jawab sudah pasti. Kita kerja punya KPI, punya target yang harus dicapai, karena KPI dan targetlah kita di gaji.

Faktor X menentukan keberhasilan dalam bekerja:

Terkadang butuh hal lain dari sekedar kerja keras untuk meraih keberhasilan. Terkadang faktor X juga menentukan berhasil apa tidak suatu usaha. Faktor X ini sendiri juga tidak satu, terkadang juga tergantung “tempat”. Faktor ‘kedekatan’, attitude, tingkat penerimaan diri oleh orang lain, dll merupakan beberapa contoh faktor X. Termasuk unsur “luck” juga bagian dari faktor X menurut saya. Jadi kerja keras saja tidak menjamin keberhasilan, namun tanpa kerja kita juga tidak akan dapat apa-apa. Tuhan tidak akan merubah nasib suatu kaum jika kaum itu sendiri tidak berusaha merubahnya.
 
Faktor X, bukan bawaan lahir, faktor X tercipta karena endapan pengalaman, endapan peran, endapan sikap, endapan kebiasaan yang kita akumulasi tanpa kita sadari selama ini. hal sekecil apapun yang kita lakukan akan membentuk faktor X apa yang akan menonjol dalam diri kita. Jadi teruslah berbuat baik, teruslah peduli, teruslah berusaha... niscaya kita akan memilik faktor X yang akan menyelamatkan karir dan kehidupan kita
 
Kerja adalah cinta yang ngejawantah, maka jika kau tiada sanggup bekerja dgn cinta..maka lebih baik jika kau meninggalkannya, dan mengambil tempat didepan gapura candi..lalu meminta sedekah dari mereka yang telah bekerja dengan penuh cinta (Kahlil Gibran).  

Bekerja dengan ikhlas, karena kerja merupakan ibadah dan bentuk lain dari aktualisasi diri. Ikuti ‘relnya. Kurangi mengeluh. Perbanyak ilmu. Rajin berdo’a. Dan nikmati prosesnya. Terkadang sesuatu yang instan itu tidak enak. Sesuatu yang diperoleh dengan menjalani proses apalagi dinikmati akan terasa lebih indah. Termasuk keberhasilan. Bukankah membeli sendiri sepeda motor dari hasil usaha sendiri lebih terasa nikmatnya daripada mendapat hadiah dari orang tua (misalnya) sebuah mobil?. Coba saja rasakan “sensasinya”. Biasanya yang kita peroleh dari hasil usaha sendiri akan lebih ‘dijaga’ ketimbang pemberian. Karena akan lebih terasa ’sensasi perjuangannya’ ketika akan memperoleh ketimbang ‘cuma’ hadiah.
Jujur..saya sendiripun belum meraih apa yang dikatakan keberhasilan itu. Tapi saya berusaha menikmati prosesnya..daripada mengeluh. Karena mengeluh bukan termasuk faktor X keberhasilan.
 
Ada yang bilang “jangan ragu-ragu dalam melangkah, karena meskipun pada akhirnya anda gagal namun paling tidak anda sudah selangkah didepan karena telah berusaha melangkah”. Keberhasilan adalah akibat, sedangkan berusaha/bekerja adalah sebab. Demikianlah hukum sebab akibat yang niscaya.
 
Jika yang telah berusaha/bekerja saja tidak menjamin keberhasilan, apalagi yang tidak?. Maka bekerja saja. Bekerja dengan penuh cinta. Mudah2an jika faktor X berpihak, niscaya keberhasilan diraih. Amiin YRA.


Salam Smartlife
Joko Ristono

sumber : 
http://gojegreboan.blogspot.com/2009/01/kerja-adalah-cinta-yang-ngejawantah.html
http://filsafat.kompasiana.com/2013/06/18/kerja-adalah-cinta-faktor-x-keberhasilan--570038.html
 

Rabu, 04 September 2013

Yuk Belajar membaca tanda-tanda sebelum terjadi Bencana

Kapan Anda akan rajib Ibadah?
KETIKA HIDUP TERASA BERAT DAN BERANTAKAN

Kapan Seorang pelajar akan Rajin Belajar?
KETIKA NILAI RAPOR MERAH DAN TERANCAM TIDAK NAIK KELAS

Kapan kita akan Rajin Olah Raga?
KETIKA TEMAN / REKAN KITA TERKENA SERANGAN JANTUNG / STROKE DAN MENINGGAL

Kapan kita akan Diet?
KETIKA SEMUA BAJU DAN CELANA KITA SUDAH TIDAK MUAT LAGI

Kapan pasangan akan mengungkapkan "I love U" pada pasangannya?
KETIKA TERANCAM PUTUS DAN TERANCAM CERAI UNTUK PASUTRI

Kapan kita berniat mau berubah menjadi lebih baik?
KETIKA HIDUP KITA MENTOK DAN BERANTAKAN DAN TERPURUK

Kapan kita akan rajin bekerja ?
KETIKA KONTRAK KERJA MAU HABIS ATAU POSISI TERANCAM DIGANTIKAN ORANG LAIN

dan seterusnya....

FAKTANYA... bila semua itu Anda lakukan, maka Anda dalam posisi TERLAMBAT, yang artinya tidak akan banyak membantu dan tidak akan bisa memperbaiki keadaan. 
  • Rajin bekerja ketika terancam putus kontrak, hasilnya adalah "putus kontrak" karena terlambat. 
  • Diet ketika baju dan celana sudah tidak muat lagi, hasilnya adalah "harus beli baju baru" karena terlambat.
  • Bilang sayang / i love you saat hubungan terancam putus, hasilnya adalah "putus" karena terlambat...
Saya rasa Anda setuju, dan hal tersebut sangat manusiawi, dan apakah kita termasuk kebanyakan atau menjadi orang spesial yang mampu membaca tanda-tanda sebelum semuanya terlambat. 
Coba Anda bayangkan bila bangun tidur tiba-tiba berat badan kita naik 20 kg pasti kita akan panik dan akhirnya berusaha keras untuk mengupayakan berat badan kembali. 
Coba Anda bayangkan kalau tiba-tiba Istri minta cerai, pasti kita setengah mati untuk menyelamatkan hubungan. FAKTANYA ... tidak ada yang tiba-tiba, semua MASALAH / BENCANA di atas adalah proses yang terjadi pelan dan perlahan. Pertanyaannya kemana saja pada saat proses itu terjadi? 
 http://www.mocamatic.com/wp-content/uploads/2011/06/etc-frog-boiling1.jpg
Ingat kisah klasik mengenai fenomena katak rebus? oke-oke saya ceritakan ulang. Katak yang berada dalam air, air dalam tungku yang kemudian dinyalakan, si katak... oooh enaaak sekali airnya hangat, waaah semakin hangat nich enak sekali berendam di air hangat ini, tanpa disadari karena merasa nyaman akhirnya si katak mati dan matang terebus. Coba kalau katak dimasukkan dalam air mendidih, maka serta merta akan melompat dan menyelamatkan diri. Itulah yang terjadi pada kita, BERADAPTASI dengan perubahan yang sebenarnya menuju bencana

Yuk kita belajar jadi manusia yang bisa baca tanda-tanda yang ada sebelum terjadi bencana.

Salam SmartLife
Joko R

Hari Pelanggan Nasional 2013

Indonesia Melayani
http://www.marketing.co.id/wp-content/uploads/2013/08/banner_harpelnas.jpg

Kewajiban perusahaan salah satunya adalah melayani pelanggan. Hal ini merupakan proses kontinyu yang memerlukan kerjasama yang manis antar berbagai unsur di dalam perusahaan.
Harapan pelanggan atas pelayanan selalu meningkat, oleh karena itu harus meningkat pula upaya untuk memuaskan mereka.

Hari Pelanggan Nasional merupakan momen yang tepat untuk menggenjot kembali semangat perusahaan dalam memuaskan pelanggan.
Tiap tanggal 4 September, kita memperingati Hari Pelanggan nasional. Ide Harpelnas ini sendiri dicetuskan oleh Handi Irawan. Tahun 2013 ini Harpelnas mengambil tema “Indonesia Melayani”.

Agenda
Tanggal 28 Agustus lalu, diselenggarakan Seminar Hari Pelanggan Nasional. Hadir dalam kesempatan tersebut Joko Widodo selaku Gubernur DKI Jakarta yang memberi dukungan positif atas kegiatan Harpelnas ini, serta memaparkan program-program Jokowi dalam melayani masyarakat. Selain itu, ada pembicara lainnya pula yaitu  Handi Irawan – pencetus Harpelnas, Yuliana Agung – pakar layanan pelanggan, dan sharing dengan Wani Sabu dari Halo BCA.
MKT_0089
Aksi simpatik Hari Pelanggan Nasional akan diselenggarakan tanggal 1 September di Bunderan HI. Puluhan perusahaan akan berpartisipasi dalam kesempatan ini. Jangan lupa untuk hadir. Perusahaan-perusahaan akan membagikan cendera mata dalam kesempatan tersebut.

Puncak Hari Pelanggan Nasional sendiri adalah tanggal 4 September. Setiap perusahaan diharapkan dapat belajar tentang esensi dari Hari Pelanggan Nasional, yang merupakan cetusan dari sebuah pemikiran dan pengalaman bertahun-tahun memahami dinamika berbagai perusahaan di Indonesia, dalam melayani pelanggan.

Siapkah Anda membuat pelanggan tersenyum puas? (wf)

Salam Senyum Pelanggan
Joko Ristono

sumber : http://www.marketing.co.id/hari-pelanggan-nasional-2013-indonesia-melayani/

Selasa, 27 Agustus 2013

Telkom Intimate e-Newsletter

Informasi adalah jendela menuju pintu dunia. semakin banyak informasi semakin banyak yang bisa diraih. Ada juga yang bilang Informasi adalah ilmu dan ilmu adalah kunci untuk memecahkan permasalahan kehidupan. Semakin banyak Ilmu, semakin banyak masalah yang bisa dipecahkan, dan sebaliknya. Jadi mari kita cari ilmu / informasi sebanyak-banyaknya.

Cari ilmu bisa dari mana saja, dari bergaul, nonton tv, baca koran, browsing, informasi formal, training, seminar dan juga MEMBACA. 

Naaah bagi Anda yang suka membaca dan browsing, kali ini saya akan share informasi keren, yang dibuat bagi pelanggan Telkom Indonesia berupa majalah bulanan bernama Intimate e-Newsletter. Intimate yang terbit setiap bulan ini memuat informasi tentang Gaya hidup, cerita inspiratif, trend dunia telco, figure, testimony, Column, intermezo dan info keren lainnya.

Silahkan nikmati informasi dan perkaya wawasan Anda dengan informasi melalui Telkom Intimate e-Newsletter.

Untuk mendapatkan Intimate e-Newsletter secara gratis, silahkan download pad link dibawah ini :
Download Telkom Intimate e-Newsletter



Salam SmartLife
Joko Ristono



Maharkarya Telkom One Stop Digital Shop

Uzone One Stop Digital Shop, Educate – Enlight – Entertain

Uzone (www.uzone.co.id) dengan tagline One Stop Digital Shop Educate – Enlight – Entertain merupakan Single e-Edutainment Portal persembahan Telkom Indonesia dengan penekanan konten lokal Indonesia. Uzone memiliki beberapa channel dengan berbagai konten di dalamnya, diantaranya Channel Musik, TV, Radio, Games, Book, Apps, dan Channel WOW. Dapat dikatakan bahwa Uzone menjadi aggregator dari layanan-layanan OTT milik Telkom dan anak perusahaan Telkom. Dalam versi beta pada tahun 2013, Uzone sudah berhasil mengintegrasikan layanan OTT antara lain UseeTV, Qbaca, Melon, Telkom Store, Speedy Store dan Ugames. Dengan menyasar segmen consumer khususnya kawula muda Indonesia, diharapkan Uzone dapat menjadi sebuah tren dalam digital lifestyle dan berpengaruh dalam industry kreatif Indonesia.

Salah satu channel yang terdapat di Uzone adalah Channel WOW. Channel WOW merupakan channel yang berfungsi untuk menampung karya-karya yang dibuat oleh user (user-generated content) . Para kreatif bisa mengupload karya mereka sesuai dengan project yang sedang ada. Ditahun 2013, Wow  mempunyai 2 project:  film dan musik. WOW MOVIE PROJECT movie project, dengan konsep kompetisi film  wow 10 second dan WOW MUSIC PROJECT dengan konsep kompetisi Digital IDOL. WOW 10 second movie competition  merupakan kompetisi membuat video berdurasi pendek selama 10 – 15 detik dengan tema “Love” atau “Life”. Kompetisi ini dibuat untuk menjadi media untuk mengekspresikan bakat dan minat dalam pembuatan film dalam cara yang unik dan berbeda serta dimulai pada tanggal 1 September 2013 sampai dengan 15 Desember 2013. Sedangkan Digital Idol merupakan kompetisi menyanyi dengan memanfaatkan channel WOW pada Uzone sebagai media untuk tampil dengan bekerjasama dengan Ahmad Dhani sebagai jurinya. Untuk mengikuti kompetisi ini peserta cukup mengupload rekaman suaranya pada channel WOW. [selengkapnya]

Untuk informasi lebih lanjut mengenai Uzone dan kompetisi-kompetisi yang diadakan dapat mem-follow akun twitter @UzoneINDONESIA |  like facebook UzoneINDONESIA

Masukan dan komentar mengenai Uzone dapat disampaikan melalui email : info@uzone.co.id 

Video Uzone – One Stop Digital Shop Mahakarya Telkom Indonesia


Liputan Reuni SMA N 1 Sragen 24 Agustus 2013 - Taman Mini

Foto Bersama Usai Acara (istriku mana?? ooh dia jagain barang2 di lokasi)
Bertempat di TMII, ada tanggal 24 Agustus 13, telah berkumpul paseduluran alumnus SMAN 1 Sragen angkatan 89. Acara yag digagas secara mendadak, berjalan sangat seru, hangat, akrab, dan kenyang.

Hadir : Joko, Martono, Henny, Heru, Paino, Tris, Ririn plus Anak dan istri. temen-temen yang nggak hadir, tapi secara online hadir memberikan support dan minta report perkembangan.
Ririn, Joko, Henny, ratno, Tanty (yg biru belakang anaknya Ndan Paino)
Tempat di siapkan oleh Ndan Ratno termasuk organ tunggal yang akhrinya menjadi inti acara "nyanyi gaya khas sragen - campur sari". suwun yo Ndan.

Makanan : Melimpah ruah, mulai dari SOP ayam Pak Min Joko, Bakso Heni, Rujak Tanty, Trowolo, Aneka minuman mineral, softdrink juga elektrolit, lengkap, es kelapa Heru, Es Campur Heru, dll. Cerita soal makanan, di akhir acara semua makanan dibungkus dan dibagi sebagai oleh-oleh semua perserta yang hadir.

Anak-anak sangat menikmati, karena banyak arena permainan yang bisa mereka mainkan, boom2 car, becak mini, sepeda tundem, dll

Diawali dengan acara do'a oleh Om Martono, sambutan dan pembukaan oleh Ndan Ratno, dan langsung tancap gas "nyanyi".

Sementara sang bapak puas bernyanyi campur sarian. karean faktor "U" termasuk saya, pada gak hafal teks, yaa terpaksa nyanyi sambil bawa kepek-an. Emak-emak sibuk menikmati makanan dan ngerumpi (sudah takdirnya). Ada hal yang mengejutkan kami semua, ndan Ratno ternyata, bisa bowo loo, dan hafalan lagunya banyak, mulai dari campursari, dangdut, pop... . Joko menyanyikan jambu alan, kutho solo. Tanty menyenyikan rondo kempling dan lagu apa yaa lupa. Pokoknya dalam hal nyanyi-nyanyi semua peserta aktif, gak peduli hafal lagu atau nggak, yang penting nyanyi... Joko, Paino, Heru, Martono, Tanty, Rindu, dan Ratno... om tris nggak ikut nyanyi, tiba2 menghilang di tengah acara.

Serunya lagi ada acara pembagian fitrah kiriman dari ndan antoni. Wuiih makasih bos, anak2 seneng banget tuh. Anak saya langsung dimasukin ke rekening tuh...!


Acara dari jam 10 dan baru beranjak dari lokasi jam 16:00 wib. rasanya nggak mau berakhir, cuma karena masing-masing ada kesibukan.

Berikut Liputannya


Suasana santai dan nyaman. Pada lupa bawa tiker (tiker joko dan martono nggak cukup), tapi untungnya ada terpal yang disewain di lokasi.
Awet muda yaa. menikmati Baksi, Rujak, Es Kelapa, Sop Ayam. Gimana pendapat yang lain? apakah kami masih kinyis-kinyis semua? Masih pantas pakai seragam SMA yaa
Duet Maut: Joko & Ratno. Jambu Alas kulite Ijo, sing di gagas wis duwe bojo, ada gula ada semut durung rondho ojo direbut. kelingan manis eseme, trus kelingan manis gemuyune.....
Temen-temen, meskipnn saya nggak bisa nyanyi, demi kalian aku nyanyi dech...
Om Tris akhirnya muncul juga. Kita ada rencana mau bentuk grup BoyBand, mungkin namanya "COWBOY TUWA"
Trio Ririn Heni Tanty (Trio RHT). Masih pada kinyis-kinyis semua yaa!
Goyang Massal. Ternyata usia nggak jadi halangan untuk tetap energik. wuiiih rasanya pingin goyang sampai pagi dech.
Waaah tulisannya cilik-cillik yooo.... aku ora kethok euy...
Kenapa nek reuni aku dipaksa datang yaa.. apa karena saya cantik yaa, jadi si cowok pada pingin ketemu aku (waaah kata Joko lebih baik GR dari pada Minder)
Semenjak berpisah dengan kalian 23 tahun lalu, aku nyambi dodolan Mie. Lumayan siiih buat bantu-bantu keuangan keluarga. Siapa lagi yang mau pesen Mie...
Mmmmmmmmm....
Tindhak pundi mbak, badhe tindhak pundi......
duuuuh serunya.... bagi temen-temen yang belum sempet hadir, jangan kawatir, bulan desember 13 kita buat event yang lebih dasyat.


Foto Lengkap bisa dilihat di sini : Foto Lengkap 

Liputan dalam bentuk video youtube : Liputan reuni SMAN 1 Sragen


Soal Video : penampilan rekan-rakan dalam bernyanyi semua direkam dengan baik. Namun seperti yang saya cerita kemarin, ada masalah dengan Memory Card sehingga data tidak terbaca. MASIH ADA HARAPAN UNTUK MENYELAMATKAN VIDEO dengan cara dibawa ke HARCO GLODOG. Naah setelah video selamat, nanti akan saya upload ke youtube. do'akan yaa.

Terimakasih temen-temen atas kebersamaannya dan pasedulurannya.

Salam Smartlife
Joko Ristono