Selasa 15 April 2015.... enam (6) hari menjelang ulang tahun Ibu Kita Kartini... temen saya, temen kita "Diah Pitaloka" merayakan ulang tahun. Sayang sekali sejak 2 bulan lalu, kamu sudah tidak bergabung dalam Tim ini, tim CMPU, atau lebih populer disebut tim OUTSOURCER.... atau bahasa gampangnya KARYAWAN KONTRAK-AN... kau sudah pergi mendahului kami dan berubah status menjadi karyawan di suatu Perusahaan Barumu. Meskipun terpisah jarak, perayaan ulang tahun tetep bisa dirayakan kok... cari tempat paling mudah di jangkau....! kita langsung meluncur...!
Joko:
HAPPY BIRTHDAY yaa Diah.. Panjang Umur, Sukses Karir, Enteng Jodoh, dan Tercapai cita-citanya untuk duduk di salah satu Kursi Senayan!
Dwi :
(masih mikir2 kata2 ucapannya)
Donal:
Wahhhhh.. Beli Duku di Rawa Buntu...
Diahhhh... Kutunggu Traktiranmu!
Jimmy:
(ucapan sementara: Makin banyak makanannya, makin terkabul do'anya. Selamat Ulang Tahun ya Diah!)
Wahju:
Hahahaha...wah...
selamat ya Diah udah nambah 1 tahun lagi mudah-2an jadi tambah gede,
tambah tinggi, tambah dewasa, tambah panjang..umurnya...Amin..ditunggu
undangannya nih kapan dapat si "Panjang"nya...
Salam SmartLife
Joko Ristono
Tampilkan postingan dengan label MY TELKOM. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MY TELKOM. Tampilkan semua postingan
Selasa, 15 April 2014
Rabu, 19 Februari 2014
Senin, 16 Desember 2013
Jumat, 11 Oktober 2013
Rabu, 09 Oktober 2013
Selasa, 27 Agustus 2013
Jumat, 02 Agustus 2013
Langganan:
Postingan (Atom)
Tampilkan postingan dengan label MY TELKOM. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MY TELKOM. Tampilkan semua postingan
Selasa, 15 April 2014
Rabu, 19 Februari 2014
ANAK AYAM KEHILANGAN INDUK-NYA
| kika: Jimmy-Wahju-Joko-Donal(foto ini diambil tepat pukul 8:9:10 tgl 11-12-13 di dalam mobil perjalanan dari Purwakarta - ke Jakarta) |
Kondisi senasip sepenanggungan akan membuat manusia untuk bersatu dan mencari jalan keluar bersama-sama.
Hallah mau ngomong apa siih ini???
Oke-oke.. Intinya sih sebenarnya saya mau share kebersamaan kami (joko, wahju, donal, jimmy) + Diah dan Dwi yang terjadi hari kemarin (18 Februari 2014). Kita beri judul kebersamaan kemarin itu sebagai "Four Musketeers Mencari Kasih Sayang", hahahaha. Iya Four karena Dwi dan Diah nggak ikut!
Kejadian kemarin tentu tidak semata-mata terjadi begitu saja, pasti ada api kalau ada asap, tentu ada sebab musabab kenapa tiba-tiba kami memutuskan untuk pergi bersama-sama melakukan trip ke Bogor!
Sebulan terakhir, kami berempat dilanda rasa Galau. yaa galau seperti anak-anak ALAY gitu, motivasi naik turun, walaupun lebih banyak turun! ditengarai perubahan kebijakan di kantorlah yang membuat kami galau (kalau saya siiih sebenrnya ikut-ikutan saja galaunya). Bukannya kami nggak percaya Tuhan, karena kami yakin semua ini adalah rencana-Nya yang pasti indah buat kami. Tapi semenjak keberadaan bagian kami "kerjaan kami" menjadi isue untuk dilanjutkan atau ditiadakan. Ditambah lagi... orang yang selama ini mem-backup kami, yang menciptakan keberadaan pekerjaan kami, sudah lebih dulu meninggalkan kami. Laaah trus kalau beliau pergi gimana nasib kami, siapa yang memperjuangkan keberadaan pekerjaan kami... "kalau pergi ajak-ajak dong" gumam saya dalam hati. Itulah sebabnya judul artikel ini saya tulis "ANAK AYAM KEHILANGAN INDUK-NYA". Yaa seperti itulah yang kami rasakan, seperti ayam kehilangan induk... (hahahaah lebay)
Oke, intinya kondisi itulah yang membuat kami (plus dwi dan diah), sering menghabiskan waktu bersama, ya katanya bersama kita bisa, atau bersama kita menjadi kuat, hallah....
Naaah berikut liputan kebersamaan kami 18 Februari 2012:
![]() |
| Makan Siang - Kantin LIPI |
Makan kenyang, curhat-curhatan puas....
Selanjutnya siang hari 14:00 setelah selesai meeting dan mengurus semua pekerjaan, kami melanjutkan meeting di depok dan bogor (tapi rencana sebenarnya adalah langsung ke bogor.
Kenapa ke bogor? yaa karena ada orang bogor (joko) dan di bogor banyak kuliner yang harus dikunjungi.
Tepat pukul 14:00 wib kami menuju stasiun sudirman untuk melakukan perjalanan ke stasiun cilebut (rumah joko), ambil mobil dan lanjut ke bogor.
Biar gak banyak tulisan... saya lanjutkan dengan foto-foto saja yaa!
![]() |
| Turunan menuju stasiun Sudirman. hati-hati banyak copet |
![]() |
| Mas Wahju duduk manis, tapi matanya jelalatan kesana kemari. Waaah siapa tuh cewek yang duduk di seberang? samperin nggak yaa? (malu ah sama donal dan jimmy) |
![]() |
| Gelantungan di kereta, duuuh enak juga yaa naik kereta, murah meriah! jug ijak ijuk ijak ijuk, kereta berangkat... |
![]() |
| Menunggu kereta datang!... om om duduk aja om, tar capek looo |
![]() |
| SEKALI NARSIS TETAP NARSIS... dimanapun, kapanpun! |
| Menikmati SOP Duren dan tetap Narsis! |
| Bos Wahju di kawal oleh 2 orang body guard-nya. Sangar sih.. tapi masak bos takut hujan, mesti dipayungin gitu. SENYUM MEREKAH.. lupalah segala rasa GUNDAH (galau alay) |
| Sepayung ber-dua |
| Pesan Teh Tarik dan menunggu adzan magrib. |
| Pose sebelum meninggalkan Ah Pong. Sudah gak pakai patung lagi, tukng payungnya sudah pulang. |
| Maksudnya mau tunjukin bahwa kita bener-bener di Ah Poong. sayangnya BLUR yaa. |
Terimakasih kebersamaan-nya ya Bro!
Looh trus katanya foru musketeer mencari kasih sayang mana? kok gak diceritain? yaa itu tadi, sambil makan dan menikmati malam, kami membuktikan bahwa kami masih saling menyayangi, meskipun Induk kami entah kemana??
Salam SmartLife
Joko Ristono
Senin, 16 Desember 2013
Aku dan Temen Kantorku
Kurang lebih Setahun lalu, saya bergabung dengan keluarga besar Telkom Indonesia, tepatnya 22 Juli 2012 (aah setahun lebih yaa). dan sekarang sedang menjalani kontrak tahun ke-2, sambil berharap ada kontrak tahun ke 3 dan seterusnya (ganbatte). Sebelumnya selama 12 tahun saya menjadi keluarga besar Fortune Star Global yang dengan berat hati saya harus meninggalkannya! Baca juga: Cerita Sedih Pisah Dengan Fortune Star
Setelah setahun, benih-benih kebersamaan, benih2 cinta, benih keluarga mulai tumbuh subur, sedikit demi sedikit suka lupa dengan Fortune Star. Betapa indahnya hidup ini dengan kebersamaan yang tarjadi setahun terakhir di keluarga besar Telkom, khususnya bagian Partnership dan Membership CRM direktorat konsumer, di bawah naungan pak Agus Laksono (baca Alaks)
Kali ini saya ingin share sekaligus mengenalkan teman-teman baikku di dalam satu bagian. Merekalah yang membuat saya selalu bersemangat (selain keluarga tentunya Heni, Adib, Shafa, Aliyah)... merekalah yang membuat saya tak gentar berangkat jam 5 subuh pulang jam 11 malam.. merekalah yang membuat harapan di tempat ini senantiasa terjaga. Bercanda sampai sakit perut, menertawakan hal-hal yang tidak lucu menjadi hal yang lucu. Intinya aku mulai jatuh cinta pada mereka (bukan I Love you looh... tapi cita sebagai keluarga).
Okeee.... tidak berpanjang lebar, ini adalah 5 teman baikku, tentu masih banyak diluar yang fotonya terpampang dibawah ini yang aku sayangi, ada yoga, ada zaki, ada cecep, hamid tentu saja.
Yang Pertama, DIAH
Staf CMPU (centralized membership dan partnership unit) yang merangkap sebagai staf admin kami. Pada dialah banyak hal kami gantungkan.
Tentang uang dinas, tentang uang reimburshment kesehatan, tentang absensi, dan lainnya.
Diah termasuk paling cantik di bagian kami.... (ya iyalah... kan yang lainnya cowok). Sepertinya dia bercita-cita jadi model (kok tahu??) .. iya saya sering ngintip dia buka-buka foto pribadi dengan berbagai gaya! (maksud-nya model nggak kesampaian atau gimana???)
Diah bercita-cita menambah berat badan.. (duuuuuh yang ada orang mati-matian ingin turunin berat badan.. kok dia sebaliknya yaa? ... betul nggak Dwi). Oleh sebab itulah dia rajin melakukan fitnes supaya berat badannya naik.
Kalau nggak salah dia kuliah dulu di KL... jiaaah hebaat. (eeeh mamanya calon Anggota DPR loo.... saya tahu soalnya saya pernah bikinin posternya...
(jok diah sudah punya pacar belum yaa??? setahu saya siih belum... asyiiiiiik)
Kedua : DWI ANDRI
Berlawanan dengan Diah, dwi dulu pernah mati-matian menurunkan berat badan... hahahah sama seperti saya saat ini. tapi sepertinya sekarang sudah putus asa. Kalau nggak ada dia, sepertinya banyak pekerjaan kami yang keteteran.... (thank ya dwi... lanjutkan). Pengalaman dalam call center, pinter jualan (samapai kita pernah borong dagangan dia kartu GSM waktu itu..... hahahahha). soal kerjaan Dwi Rajin... kalau mau belajar ketulusan boleh tuh sama dia! Beberapa kali terlambat kerja karena Ban Bocor (hahahahah... wajar laaah), dari pada Diah gak masuk kerja karena urus KTP hahahaha...
O iya... dwi sama seperti Diah belum punya pacar... tapi kayaknya sudah punya suami dech....
Dalam hidup Dwi punya moto : JANGAN MENYERANG ORANG KARENA IRI DAN DENGKI AGAR RELASI DAN REJEKI TERUS BERSEMI DALAM HIDUP INI....
wuiiih mantebbb benerrr!
Berikutnya : DONAL DAN JIMMY
Jiaaah kok dikenalin bareng? emang dia pasangan atau gimana? Pasangan? hehehe... bukan pasangan seperti itu, tapi pasangan dalam bekerja. Dua lelaki perkasa ini selalu membuat suasana kerja penuh dengan JENAKA.... sama-sama sudah punya ISTRI... jadi untuk yang cewek2 maaf yaaa.... cari yang lain ajah.
Sangat diandalkan oleh atasannya masing-masing... Donal diandalkan Mas Wahju, Jimmy diandalkan oleh Joko. Pertanyaannya... joko dan wahju diandalkan oleh Pak Agus Nggak? (hahahahahah).
Berikutnya : Wahju Alianto
Dia adalah orang yang sering mencemooh saya karena kesetiaan saya selama 12 tahun bekerja di perusahaan sebelumya... hahahahahah. Setelah saya pikir-pikir ada benernya juga siiih... tapi saya juga tahu kenapa dia suka mengucapkan hal seperti itu... karena selama 12 tahun dia pindah ke 11 perusahaan ck ck ck ck.... hasilnya sangat kelihatan, setiap ada kesempatan di manapun pasti akan kita temukan kenalan dia, mau di Mal, di luar kota manapun... selalu saja ada kenalan dia. mantaaab... itu pula yang menyebabkan dia jadi manager Partnership kali yaa...
Beberapa kali ada agenda meeting di luar (yang tidak diketahui oleh Donal... hahahahahah.....), tapi okelah, yang penting kita kecipratan hasilnya (ngareeeeep). Dalam hal datang ke kantor selalu bersaing dengan 2 orang.. pertama dengan saya (Joko) dan kedua dengan Hamid (OB)... hahahaha.... tapi 3 bulan terakhir, saya selalu memenangkan persaingan.
Suka memperjuangkan hak-hak kami, ada 2 faktor yang membuat dia selalu melakukan itu, pertama karena dia peduli, yang kedua karena dia Teman dekat Bos kami hahaha... teruskan Mas!
Segitu dulu yaa kenalannya... ntar kalo sempet saya detailin lagi....
Bila ada pertanyaan lebih lanjut, email saja ke saya yaa....
Setelah setahun, benih-benih kebersamaan, benih2 cinta, benih keluarga mulai tumbuh subur, sedikit demi sedikit suka lupa dengan Fortune Star. Betapa indahnya hidup ini dengan kebersamaan yang tarjadi setahun terakhir di keluarga besar Telkom, khususnya bagian Partnership dan Membership CRM direktorat konsumer, di bawah naungan pak Agus Laksono (baca Alaks)
Kali ini saya ingin share sekaligus mengenalkan teman-teman baikku di dalam satu bagian. Merekalah yang membuat saya selalu bersemangat (selain keluarga tentunya Heni, Adib, Shafa, Aliyah)... merekalah yang membuat saya tak gentar berangkat jam 5 subuh pulang jam 11 malam.. merekalah yang membuat harapan di tempat ini senantiasa terjaga. Bercanda sampai sakit perut, menertawakan hal-hal yang tidak lucu menjadi hal yang lucu. Intinya aku mulai jatuh cinta pada mereka (bukan I Love you looh... tapi cita sebagai keluarga).
Okeee.... tidak berpanjang lebar, ini adalah 5 teman baikku, tentu masih banyak diluar yang fotonya terpampang dibawah ini yang aku sayangi, ada yoga, ada zaki, ada cecep, hamid tentu saja.
Yang Pertama, DIAH
Staf CMPU (centralized membership dan partnership unit) yang merangkap sebagai staf admin kami. Pada dialah banyak hal kami gantungkan.
Tentang uang dinas, tentang uang reimburshment kesehatan, tentang absensi, dan lainnya.
![]() |
| Diah Pitaloka |
Diah bercita-cita menambah berat badan.. (duuuuuh yang ada orang mati-matian ingin turunin berat badan.. kok dia sebaliknya yaa? ... betul nggak Dwi). Oleh sebab itulah dia rajin melakukan fitnes supaya berat badannya naik.
Kalau nggak salah dia kuliah dulu di KL... jiaaah hebaat. (eeeh mamanya calon Anggota DPR loo.... saya tahu soalnya saya pernah bikinin posternya...
(jok diah sudah punya pacar belum yaa??? setahu saya siih belum... asyiiiiiik)
Kedua : DWI ANDRI
![]() |
| Dwi Adri |
O iya... dwi sama seperti Diah belum punya pacar... tapi kayaknya sudah punya suami dech....
Dalam hidup Dwi punya moto : JANGAN MENYERANG ORANG KARENA IRI DAN DENGKI AGAR RELASI DAN REJEKI TERUS BERSEMI DALAM HIDUP INI....
wuiiih mantebbb benerrr!
Berikutnya : DONAL DAN JIMMY
Jiaaah kok dikenalin bareng? emang dia pasangan atau gimana? Pasangan? hehehe... bukan pasangan seperti itu, tapi pasangan dalam bekerja. Dua lelaki perkasa ini selalu membuat suasana kerja penuh dengan JENAKA.... sama-sama sudah punya ISTRI... jadi untuk yang cewek2 maaf yaaa.... cari yang lain ajah.
![]() |
| Donal P Saragih & Jimmy Rusdin |
Berikutnya : Wahju Alianto
Dia adalah orang yang sering mencemooh saya karena kesetiaan saya selama 12 tahun bekerja di perusahaan sebelumya... hahahahahah. Setelah saya pikir-pikir ada benernya juga siiih... tapi saya juga tahu kenapa dia suka mengucapkan hal seperti itu... karena selama 12 tahun dia pindah ke 11 perusahaan ck ck ck ck.... hasilnya sangat kelihatan, setiap ada kesempatan di manapun pasti akan kita temukan kenalan dia, mau di Mal, di luar kota manapun... selalu saja ada kenalan dia. mantaaab... itu pula yang menyebabkan dia jadi manager Partnership kali yaa...
![]() |
| Wahju Alianto |
Suka memperjuangkan hak-hak kami, ada 2 faktor yang membuat dia selalu melakukan itu, pertama karena dia peduli, yang kedua karena dia Teman dekat Bos kami hahaha... teruskan Mas!
Segitu dulu yaa kenalannya... ntar kalo sempet saya detailin lagi....
Bila ada pertanyaan lebih lanjut, email saja ke saya yaa....
Jumat, 11 Oktober 2013
Buka Kios Uang, Telkom Bidik Rp 300 Miliar
Telkom menghadirkan Kios Uang untuk menggenjot pasar microfinance layanan Delivery Money Access (Delima) yang ada di bawah payung bisnis Indonesia Digital Finance (IndiFinance). Targetnya, Rp 300 miliar bisa dikantongi tahun ini.
Diungkapkan oleh Direktur Enterprise & Business Service, Muhammad Awaluddin, target omzet dari IndiFinance tersebut salah satunya akan ditunjang oleh pemasukan yang dihasilkan Delima melalui sejumlah aktivitas pemasaran yang turut dibantu oleh para mitra Telkom.
"Target omzet IndiFinance pada tahun ini sekitar Rp 300 miliar. Sementara, target pendapatan dari Delima sendiri hingga akhir tahun ini sekitar Rp 26 miliar. Kami juga menginvestasikan dana Rp 30 miliar untuk mengembangkan layanan microfinance yang lebih terkonsolidasi antar anak usaha," paparnya di Jakarta, Jumat (11/10/2013).
IndiFinance merupakan upaya Telkom mengintegrasikan 100 ribu outlet dari para pelaku bisnis ke dalam platform yang telah dibangun untuk transaksi keuangan secara elektronik. Pelaku bisnis disini dapat dikelompokkan ke dalam tiga pilar besar yakni Biller, Merchant, dan Channel (BMC).
Sejauh ini, inovasi solusi layanan transaksi keuangan elektronik yang telah dikembangkan Telkom diantaranya layanan remitansi Delima, Payment Point Online Banking (PPOB) untuk pembayaran tagihan maupun pembelian jasa/barang, dan e-money melalui produk Tep-Aja, T-Cash, Flexi Cash, dan M-cash.
"Kami berkomitmen untuk senantiasa mengembangkan Delima. Kemarin sudah dibawa ekspansi ke Hong Kong. Sekarang kita ingin genjot pasar dalam negeri dengan menggandeng Jaringan Nusantara Pemuda Penggerak Wirausaha Desa (PPWD) untuk membuka Kios Uang," jelas Awaluddin.
Diterangkan olehnya, Delima memiliki layanan kirim-terima uang buat masyarakat yang belum memiliki rekening bank (unbankable), selain itu juga ada fitur pembayaran atau yang dikenal dengan istilah PPOB. Hingga Desember 2013 nanti diharapkan ada 1.000 agen Delima yang berasal dari kerjasama dengan PPWD.
"Kami menargetkan 40.000 Electronic Delivery Financial Agent (EDFA) atau Agen Delima. Hingga saat ini, telah terbentuk 38.114 EDFA. Kami semakin optimis target 40.000 EDFA akan tercapai dengan penambahan 1.000 Kios Uang atau EDFA ini," pungkasnya
sumber : http://inet.detik.com/read/2013/10/11/150538/2384750/328/buka-kios-uang-telkom-bidik-rp-300-miliar
e-Money
Kemudahan akses telekomunikasi membuat layanan uang digital alias e-money punya prospek cerah di Indonesia. Namun sayangnya, belum semua lapisan masyarakat bisa ikut menikmatinya. Apa kendalanya?
Menurut catatan lembaga riset telematika Sharing Vision, 68% dari 246,9 juta penduduk Indonesia ternyata belum memiliki rekening bank. Sementara 80,4% penduduk berusia 15 tahun ke atas tidak memiliki akun sektor keuangan formal.
Disebutkan pula, Bank Indonesia pada tahun 2011 juga pernah merilis data, bahwa 52% dari rumah tangga di Indonesia belum memiliki simpanan di lembaga keuangan.
Di sisi lain, kondisi ini jelas telah menciptakan kesenjangan finansial yang sangat besar. Pasalnya, jumlah pengguna kartu kredit, internet banking, dan mobile banking di Indonesia pada tahun 2013 tumbuh pesat, masing-masing 14,67 juta pengguna, 5,7 juta, dan 16,5 juta
Jika dilihat dari pasokan perbankan, layanan e-money ini sudah disediakan oleh 36% bank di Indonesia. Sementara mobile banking 73%, kartu debit 95%, internet banking 82%, dan seterusnya.
"Akan tetapi, pertumbuhan pesat ini hanya terjadi di kota-kota besar saja. Indonesia perlu terobosan layanan perbankan ke masyarakat. Solusi yang paling tepat, ya branchless banking," kata Chairman Sharing Vision, Dimitri Mahayana, belum lama ini.
Sinergi kemitraan dicanangkan dalam penandatanganan kerja sama antara member TelkomGroup dengan Pegadaian, yang diwaliki Direktur Utama PT. Finnet Indonesia, Otong Iip dan Direktur PT Pegadaian, Suwono serta pejabat dari Telkomsel. Inisiasi ini merupakan kelanjutan kerja sama MoU yang telah ditandatangani Direktur EWS, Muhammad Awaluddin, beberapa bulan sebelumnya.
Menurut Otong Iip, penandatanganan ini merupakan kesepakatan implementasi layanan Pegadaian di 5.000 titik di seluruh wilayah Indonesia dan Finnet Indonesia diberi kesempatan memfasilitasi outlet-outlet tersebut. Nantinya, outlet tersebut mempunyai nilai tambah sebagai mitra Ritel Nasional Telkomsel dan Channel PPOB.
“Pegadaian diharapkan bisa melayani One Stop Payment Online sekaligus pengiriman uang ke semua Account Bank, pengguna handphone, dan bisa melakukan pembayaran PLN, Telkom, maupun pembayaran secara elektronik lainnya, tidak ketinggalan berbagai transaksi serta pembayaran merchant online dan biller apa saja, asal sudah terhubung dengan sistem Finnet,” jelas Otong Iip.
PT. Finnet Indonesiadidirikan sebagai perusahaan jasa yang berbasis teknologi informasi dan memiliki solusi efektif dan efisien untuk memenuhi kebutuhan transaksi keuangan, serta berbagai bisnis melalui inovasi yang dilahirkan ke dalam berbagai produk dan layanan kombinasi jaringan perangkat infrastruktur teknologi informasi termasuk software, hardware serta database.
Produk dan layanan PT. Finnet Indonesia memberikan suatu kemudahan dan keuntungan yakni kemudahan melakukan integrasi dengan Bank, transaksi pembayaran dengan berbagai source of fund (kartu kredit, kartu debet, e-Money, dan cash), keamanan, dan kenyamanan dalam melakukan proses transaksi pembayaran dengan cepat dan tepat.
Perbedaan mendasar antara keduanya adalah server-based e-money menggunakan jaringan telekomunikasi, yang pada saat digunakan untuk bertransaksi, instrumen tersebut akan mengirim data ke server penerbit kartu dan setelah itu mengirim konfirmasi.
Sedangkan untuk chip-based e-money, transaksi cukup antara kartu dan mesinnya, tidak perlu dikirim ke penerbit. Karena tidak online, terkadang saldo di kartu kita sudah berkurang, tetapi di bank belum, karena merchant belum melaporkannya ke bank. Hal ini berbeda dengan server-based e-money, yang setiap detail transaksinya terkirim langsung ke penerbit.
Sejauh ini pelaku industri uang elektronik (e-money) terdapat 12 perusahaan. Bila merujuk pada pembagian jenis dan prosesnya, maka, pertama, terdapat tujuh penerbit uang elektronik berbasis chip. Mereka ialah BCA, Bank Mandiri, BRI, BNI, Bank Mega, Bank DKI, dan Skye.
Kedua, terdapat lima penerbit uang elektronik berbasis server. Mereka adalah Telkomsel, Telkom Indonesia, Indosat, XL, dan Finnet Indonesia.
Salam SmartLife
Joko Ristono
Sumber : Berbagai Sumber
Menurut catatan lembaga riset telematika Sharing Vision, 68% dari 246,9 juta penduduk Indonesia ternyata belum memiliki rekening bank. Sementara 80,4% penduduk berusia 15 tahun ke atas tidak memiliki akun sektor keuangan formal.
Disebutkan pula, Bank Indonesia pada tahun 2011 juga pernah merilis data, bahwa 52% dari rumah tangga di Indonesia belum memiliki simpanan di lembaga keuangan.
Di sisi lain, kondisi ini jelas telah menciptakan kesenjangan finansial yang sangat besar. Pasalnya, jumlah pengguna kartu kredit, internet banking, dan mobile banking di Indonesia pada tahun 2013 tumbuh pesat, masing-masing 14,67 juta pengguna, 5,7 juta, dan 16,5 juta
Jika dilihat dari pasokan perbankan, layanan e-money ini sudah disediakan oleh 36% bank di Indonesia. Sementara mobile banking 73%, kartu debit 95%, internet banking 82%, dan seterusnya.
"Akan tetapi, pertumbuhan pesat ini hanya terjadi di kota-kota besar saja. Indonesia perlu terobosan layanan perbankan ke masyarakat. Solusi yang paling tepat, ya branchless banking," kata Chairman Sharing Vision, Dimitri Mahayana, belum lama ini.
Perkuat Bisnis e-Money, PT. Finnet Indonesia Gandeng Pegadaian
TelkomGroup melalui anak perusahaan Finnet Indonesia menggandeng Pegadaian melalui sinergi kemitraan lewat Forum Sinergi BUMN yakni kemitraan Ritel Nasional Telkomsel dan Channel PPOB.Sinergi kemitraan dicanangkan dalam penandatanganan kerja sama antara member TelkomGroup dengan Pegadaian, yang diwaliki Direktur Utama PT. Finnet Indonesia, Otong Iip dan Direktur PT Pegadaian, Suwono serta pejabat dari Telkomsel. Inisiasi ini merupakan kelanjutan kerja sama MoU yang telah ditandatangani Direktur EWS, Muhammad Awaluddin, beberapa bulan sebelumnya.
Menurut Otong Iip, penandatanganan ini merupakan kesepakatan implementasi layanan Pegadaian di 5.000 titik di seluruh wilayah Indonesia dan Finnet Indonesia diberi kesempatan memfasilitasi outlet-outlet tersebut. Nantinya, outlet tersebut mempunyai nilai tambah sebagai mitra Ritel Nasional Telkomsel dan Channel PPOB.
“Pegadaian diharapkan bisa melayani One Stop Payment Online sekaligus pengiriman uang ke semua Account Bank, pengguna handphone, dan bisa melakukan pembayaran PLN, Telkom, maupun pembayaran secara elektronik lainnya, tidak ketinggalan berbagai transaksi serta pembayaran merchant online dan biller apa saja, asal sudah terhubung dengan sistem Finnet,” jelas Otong Iip.
PT. Finnet Indonesiadidirikan sebagai perusahaan jasa yang berbasis teknologi informasi dan memiliki solusi efektif dan efisien untuk memenuhi kebutuhan transaksi keuangan, serta berbagai bisnis melalui inovasi yang dilahirkan ke dalam berbagai produk dan layanan kombinasi jaringan perangkat infrastruktur teknologi informasi termasuk software, hardware serta database.
Produk dan layanan PT. Finnet Indonesia memberikan suatu kemudahan dan keuntungan yakni kemudahan melakukan integrasi dengan Bank, transaksi pembayaran dengan berbagai source of fund (kartu kredit, kartu debet, e-Money, dan cash), keamanan, dan kenyamanan dalam melakukan proses transaksi pembayaran dengan cepat dan tepat.
12 Perusahaan Tekuni Industri E-Money di Indonesia
WE.CO.ID - Secara jenis dan proses penggunaannya, e-money terbagi menjadi dua: chip-based dan server-based. Chip-based pada umumnya menggunakan media kartu dengan penerbitnya sebagian besar dari kalangan perbankan, sedangkan yang server-based dikuasai oleh industri telco dengan menggunakan aplikasi ponsel.Perbedaan mendasar antara keduanya adalah server-based e-money menggunakan jaringan telekomunikasi, yang pada saat digunakan untuk bertransaksi, instrumen tersebut akan mengirim data ke server penerbit kartu dan setelah itu mengirim konfirmasi.
Sedangkan untuk chip-based e-money, transaksi cukup antara kartu dan mesinnya, tidak perlu dikirim ke penerbit. Karena tidak online, terkadang saldo di kartu kita sudah berkurang, tetapi di bank belum, karena merchant belum melaporkannya ke bank. Hal ini berbeda dengan server-based e-money, yang setiap detail transaksinya terkirim langsung ke penerbit.
Sejauh ini pelaku industri uang elektronik (e-money) terdapat 12 perusahaan. Bila merujuk pada pembagian jenis dan prosesnya, maka, pertama, terdapat tujuh penerbit uang elektronik berbasis chip. Mereka ialah BCA, Bank Mandiri, BRI, BNI, Bank Mega, Bank DKI, dan Skye.
Kedua, terdapat lima penerbit uang elektronik berbasis server. Mereka adalah Telkomsel, Telkom Indonesia, Indosat, XL, dan Finnet Indonesia.
Salam SmartLife
Joko Ristono
Sumber : Berbagai Sumber
Rabu, 09 Oktober 2013
Telkom Membership Card e-money
Dalam upaya memberikan apresiasi kepada pelanggannya, Telkom mempersembahkan Telkom Membership Card (TMC) yang dilengkapi dengan fitur e-money, dengan nama TMC e-Money. Brand e-money Telkom Indonesia yang digunakan pada kartu TMC adalah t-money.
Dengan memiliki Telkom Membership Card (TMC) ini pelanggan bisa menikmati berbagai benefit, antara lain :
Untuk mendapatkan informasi lengkap mengenai Telkom Membership Card (TMC) e-money bisa dilihat di http://www.telkomcard.com/. sekaligus pelanggan bisa melakukan resgitrasi pada portal tersebut.
Salam SmartLife
Joko Ristono
Dengan memiliki Telkom Membership Card (TMC) ini pelanggan bisa menikmati berbagai benefit, antara lain :
- Fitur e-Money untuk pembelian tiket kereta Bandara Kualanamu - Medan. Dapatkan kemudahan transaksi cashless dengan TMC e-money. Kini TMCmemiliki fitur e-money sebagai alat transaksi yang bisa digunakan untuk tiket transportasi dan merchant lain yang sedang dikembangkan oleh Telkom Indonesia (Kereta Bandara kualanamu, KCJ/Trans Jakarta/DAMRI dan Pertamina, Pembayaran produk Telkom di Plasa)
- Asuransi Kecelakaan Diri Rp 25 juta dari AXA Life*. Anda berhak mendapatkan perlindungan asuransi kecelakaan diri dari AXA Life senilai Rp 25 juta persembahan Telkom Indonesia
- Diskon di berbagai merchant favorit Anda. Tunjukkan TMC Anda untuk mendapatkan diskon s/d 55% di lebih dari 100 merchant Favorit Anda
- Gratis Internet 30 hari dengan ssid wifi.id dan selanjutnya harga komunitas (Rp 1000/hari) untuk akses di SSID speedy instant @wifi.id Nikmati kemudahan akses internet dengan SSID speedy instant @wifi.id kapanpun di manapun, dengan menggunakan nomer TMC Anda sebagai User. Gratis selama 30 hari!
- Lounge Bandara (20). Dengan TMC Anda bisa menikmati makanan gratis dengan suasana nyaman di 20 Lounge di bandara di seluruh Indonesia
- Hadiah istimewa dari program Point Reward.
- Personal Tele-Account Management. Petugas TAM Anda akan membantu kemudahan layanan Telkom kepada pelanggan
- Intimate e-Newsletter. Majalah dikirimkan setiap bulan melalui email yang Anda daftarkan, bisa juga didownload di Majalah Intimate Telkom
Untuk mendapatkan informasi lengkap mengenai Telkom Membership Card (TMC) e-money bisa dilihat di http://www.telkomcard.com/. sekaligus pelanggan bisa melakukan resgitrasi pada portal tersebut.
Salam SmartLife
Joko Ristono
Selasa, 27 Agustus 2013
Telkom Intimate e-Newsletter
Informasi adalah jendela menuju pintu dunia. semakin banyak informasi semakin banyak yang bisa diraih. Ada juga yang bilang Informasi adalah ilmu dan ilmu adalah kunci untuk memecahkan permasalahan kehidupan. Semakin banyak Ilmu, semakin banyak masalah yang bisa dipecahkan, dan sebaliknya. Jadi mari kita cari ilmu / informasi sebanyak-banyaknya.
Cari ilmu bisa dari mana saja, dari bergaul, nonton tv, baca koran, browsing, informasi formal, training, seminar dan juga MEMBACA. Naaah bagi Anda yang suka membaca dan browsing, kali ini saya akan share informasi keren, yang dibuat bagi pelanggan Telkom Indonesia berupa majalah bulanan bernama Intimate e-Newsletter. Intimate yang terbit setiap bulan ini memuat informasi tentang Gaya hidup, cerita inspiratif, trend dunia telco, figure, testimony, Column, intermezo dan info keren lainnya.
Silahkan nikmati informasi dan perkaya wawasan Anda dengan informasi melalui Telkom Intimate e-Newsletter.
Untuk mendapatkan Intimate e-Newsletter secara gratis, silahkan download pad link dibawah ini :
Download Telkom Intimate e-NewsletterSalam SmartLife
Joko Ristono
Maharkarya Telkom One Stop Digital Shop
Uzone One Stop Digital Shop, Educate – Enlight – Entertain
|
Uzone
(www.uzone.co.id) dengan
tagline One Stop Digital Shop Educate – Enlight –
Entertain
merupakan Single
e-Edutainment Portal persembahan Telkom Indonesia dengan penekanan konten
lokal Indonesia.
Uzone memiliki beberapa channel dengan berbagai konten di dalamnya, diantaranya
Channel Musik, TV, Radio, Games,
Book, Apps, dan Channel WOW. Dapat dikatakan bahwa Uzone menjadi
aggregator dari layanan-layanan OTT milik Telkom dan anak perusahaan Telkom.
Dalam versi beta pada tahun 2013, Uzone sudah berhasil mengintegrasikan layanan
OTT antara lain UseeTV, Qbaca, Melon, Telkom Store, Speedy Store dan Ugames.
Dengan menyasar segmen
consumer khususnya kawula muda Indonesia, diharapkan Uzone dapat menjadi
sebuah
tren
dalam digital
lifestyle dan berpengaruh dalam industry kreatif Indonesia.
Salah
satu channel yang terdapat di Uzone adalah Channel WOW.
Channel WOW merupakan channel yang berfungsi untuk menampung karya-karya yang
dibuat oleh user (user-generated content) . Para
kreatif bisa mengupload karya mereka sesuai dengan project yang sedang ada.
Ditahun 2013, Wow mempunyai 2
project: film dan musik. WOW MOVIE PROJECT movie project,
dengan konsep kompetisi film wow 10
second dan WOW MUSIC
PROJECT dengan konsep kompetisi Digital IDOL. WOW 10 second movie competition
merupakan kompetisi membuat video berdurasi pendek
selama 10 – 15 detik dengan tema “Love” atau “Life”. Kompetisi ini dibuat untuk
menjadi media untuk mengekspresikan bakat dan minat dalam pembuatan film dalam
cara yang unik dan berbeda
serta dimulai pada
tanggal 1 September 2013 sampai dengan 15 Desember 2013.
Sedangkan Digital Idol merupakan kompetisi menyanyi dengan memanfaatkan channel
WOW pada Uzone sebagai media untuk tampil dengan bekerjasama dengan Ahmad Dhani
sebagai jurinya. Untuk mengikuti kompetisi ini peserta cukup mengupload rekaman
suaranya pada channel WOW. [selengkapnya]
Untuk
informasi lebih lanjut mengenai Uzone dan kompetisi-kompetisi yang diadakan
dapat mem-follow akun twitter @UzoneINDONESIA |
like facebook UzoneINDONESIA
Video
Uzone – One Stop Digital Shop Mahakarya Telkom Indonesia
| ||
Jumat, 02 Agustus 2013
Ramadhan dimana? dengan keluarga Telkom Saja!
Untuk memanjakan pelanggannya TELKOM bekerjasama dengan ACCOR Hotel memberikan program istimewa untuk mengisi ramadhan dan lebaran, khususnya kepada pelanggan setiaTelkom. Dari beberapa rencana kerjasama yang akan
dilakukan program yang sedang dijalankan adalah "Ramadhan
dimana? dengan keluarga Telkom saja!".
Program
ini merupakan persembahan dari TELKOM kepada para pelanggannya yang
memiliki Kartu Membership Telkom (TMC card) dan pelanggan setia Telkom dengan
masa berlaku pemesanan hingga 30 Agustus 2013 dan masa menginap hingga 31
Agustus 2013. Dengan program ini kami berharap pelanggan Telkom nantinya
akan berminat untuk melakukan registrasi TMC card secara gratis.
Bagi
yang belum memiliki TMC card maka pelanggan akan diminta untuk dapat melakukan
registrasi on line melalui www.telkomcard.com.
Penawaran
istimewa untuk menginap di hotel ibis ini dapat digunakan jaringan hotel ibis
diseluruh Indonesia dan Malaysia dengan hemat hingga 50% dan tambahan 10% bagi
pemegang TMC card, dan pelanggan Telkom. Dalam waktu dekat ini kami akan mulai
melakukan aktifitas marketing untuk mensosialisasikan program ini kepada para
pelanggan Telkom dan mohon kepada para pihak terkait untuk dapat membantu mensosialisasikan
program ini kepada para pelanggannya.
![]() |
| Telkom Membership Card |
- Telkom akan mengirimkan email blast, mengiklankan program Ibis Ramadhan dengan keluarga persembahan TMC Card di beberapa media channel Telkom.
- Pelanggan menerima email atau tertarik untuk melakukan booking dengan iklan Ibis Ramadhan
- Pelanggan yang belum memiliki TMC card bisa langsung melakukan registrasi Telkom Card di www.telkomcard.com
- Begitu pelanggan berhasil melakukan registrasi maka akan mendapatkan surat konfirmasi (confirmation letter)
- Surat konfirmasi merupakan "TMC card sementara" yang bisa digunakan untuk melakukan verifikasi untuk mendapatkan diskon program ini.
- Selain TMC card, surat konfirmasi, billing statement atau tagihan billing penggunaan produk Telkom bisa digunakan sebagai media untuk mengikuti program ini.
- Pelanggan yang tertarik dapat melakukan booking hotels dengan melakukan reservasi di www.accorhotels.com/telkom atau melakukan contact telepon ke Call Center Accor Hotels di 021-255 33 400.
- Pelanggan cukup menunjukkan TMC card, surat konfirmasi, billing statement atau tagihan billing penggunaan produk Telkom pada saat melakukan check in di hotel ibis sebelum tanggal 31 Agustus 2013.
- Pelanggan dapat memberikan informasi / memperlihatkan TMC card, atau konfirmasi reply email dari CMPU Telkom, atau dapat menunjukkan billing statement tagihan Telkom.
- Selesai
Selamat menikmati liburan ramadhan dan Lebaran Anda bersama keluarga Telkom.
Demikian informasi ini yang bisa kami sampaikan, apabila ada yang ingin ditanyakan silahkan anda untuk menghubungi silahkan anda untuk email ke cmpu@telkom.co.id atau call ke 021-5214374.
Salam SmartLife
Joko Ristono
Langganan:
Postingan (Atom)



















